Gee Dee Blog

Berpacu menjadi yang terbaik

sakit kepala sebelah (migran)

diposting oleh kurniawan-h--fisip08 pada 14 November 2011
di kesehatan - 0 komentar

Sakit kepala sebelah atau migren biasanya dirasakan seperti adanya rasa nyeri / tekanan mendadak pada salah satu bagian kepala & biasanya disertai dengan rasa mual, muntah serta sensitivitas tinggi terhadap cahaya & suara.

Serangan migren tersebut dapat berlangsung beberapa jam hingga beberapa hari. Mulai dari yang ringan hingga berat, yang membuat penderita tidak dapat melakukan aktifitasnya. Beberapa serangan migren dapat juga disertai dengan adanya gejala pada sistem indra tubuh atau yang biasa disebut dengan aura, seperti misalnya melihat kilatan cahaya, tidak dapat melihat untuk sesaat atau adanya rasa seperti kesemutan di tangan atau kaki.



 

Sakit kepala sebelah atau migren dapat dimulai sejak usia kanak-kanak, remaja hingga dewasa. Serangan migren juga dapat terjadi melalui 4 tahap, meskipun tidak semua penderita migren akan mengalami 4 tahapan tersebut. Ke-4 tahapan tersebut yaitu sindrom awal (prodrome), aura, serangan migren & sindrom akhir (postdrome). meskipun tidak semua penderita migren akan mengalami ke-4 tahapan tersebut.


Penelitian lain yang dilaporkan dalam the Journal of Nutrition, menunjukkan bahwa diet tinggi protein yang dikombinasikan dengan olahraga meningkatkan penurunan berat badan & lemak tubuh serta memperbaiki kadar lemak dalam darah. Para peneliti berpendapat, diet tinggi protein membantu orang untuk mengontrol nafsu makan & asupan kalorinya menjadi lebih baik tanpa terganggu dengan rasa lapar yang terus menerus.

- Sindrom awal (prodrome)


Saat 1-2 hari sebelum serangan migren terjadi, maka penderita dapat merasakan beberapa perubahan yang dapat menjadi penanda akan adanya serangan migren, seperti : sembelit, depresi, diare, meningkatnya nafsu makan, aktif secara berlebihan, mudah marah & rasa kaku di leher.

- Aura

 
Meskipun kebanyakan penderita migren tidak mengalami aura saat serangan migren, tetapi hal ini dapat terjadi. Aura yang dirasakan umumnya bersifat visual, tetapi dapat juga berupa gangguan indra, pergerakan, atau kemampuan berbicara. Gejala yang dirasakan biasanya bertahap selama beberapa menit & dapat berlangsung mulai dari 10-30 menit.

Contoh aura yang dapat terjadi misalnya :

  • Fenomena visual, seperti melihat bentuk-bentuk tertentu, kilatan cahaya dll.
  • Hilangnya penglihatan
  • Rasa seperti tusukan jarum di tangan atau kaki
  • Gangguan berbicara

 

- Serangan migren

 
Bila tidak diobati, serangan migren dapat berlangsung mulai dari 4 - 72 jam, dengan frekuensi rasa sakit di kepala yang berbeda antara setiap orang. Pada saat mengalami serangan migren, beberapa gejala yang dapat timbul adalah :

  • Rasa sakit di salah satu bagian kepala
  • Rasa sakit yang dialami seperti adanya tekanan di kepala
  • Menjadi sensitif terhadap cahaya, suara bahkan bau
  • Adanya rasa mual & muntah
  • Penglihatan menjadi kabur
  • Diare
  • Tubuh terasa melayang, bahkan hingga pingsan

 

- Sindrom akhir (postdrome)

 
Sindrom akhir ini terjadi setelah serangan migren, dimana penderita seakan merasa seperti dikosongkan atau dibersihkan, beberapa orang bahkan melaporkan adanya rasa gembira (euphoria) setelah terjadinya serangan migren.



 

Untuk mengobati migren biasanya dikonsumsi obat-obatan seperti obat penghilang raa sakit & obat yang mengandung triptan atau ergot. Selain obat-obatan tersebut, ada juga beberapa cara yang dapat dilakukan di rumah untuk membantu meringankan rasa sakit dari serangan migren, yaitu :

  • Melakukan latihan yang menenangkan otot, misalnya seperti meditasi, yoga & relaksasi lainnya. Atau melakukan aktifitas lain yang membantu untuk menenangkan diri seperti mendengarkan musik, berkebun, berendam di air hangat dll.
  • Tidur yang cukup tapi jangan berlebihan. Orang dewasa biasanya membutuhkan waktu tidur sebanyak 6-8 jam sehari. Sebaiknya lakukan aktifitas tidur & bangun tidur tersebut pada waktu yang sama setiap hari sehingga menjadi rutinitas.
  • Beristirahat. Bila merasakan akan terjadi serangan migren, sebaiknya beristirahat di tempat yang tenang & gelap. Bila memungkinkan kompres belakang leher dengan ice pack yang telah dibungkus kain serta pijatlah secara perlahan daerah yang sakit.
  • Buat jurnal mengenai sakit kepala yang dirasakan. Hal ini dapat membantu untuk mengidentifikasi penyebab dari sakit kepala tersebut & cara terbaik untuk mengatasinya.

Bila serangan migren yang dirasakan tidak juga membaik atau bahkan bertambah buruk, sebaiknya berkonsultasi ke dokter untuk menentukan diagnosa yang tepat & terapi yang efektif untuk mengatasinya

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Blogroll

time

indonesia united

lumba-lumba darat

Pengunjung

    320.423