Gee Dee Blog

Berpacu menjadi yang terbaik

definisi katalogisasi non buku

diposting oleh kurniawan-h--fisip08 pada 14 November 2011
di knowledge - 0 komentar

Bab I.

Pengantar pengolahan Bahan Non Buku

 

Deskripsi aras kedua :

 

Judul sebenarnya [Jenis Bahan Umum]=judul paralel : informasi lain dalam judul / Pernyataan tanggung jawab pertama; pernyataan tanggung jawab berikutnya. – Pernyataan edisi / pernyataan tanggung jawab pertama berkaitan dengan edisi. – Rincian khusus mengenai bahan (atau jenis terbitan) tertentu. – Tempat terbit Pertama dsb., : penerbit pertama dsb., tahun terbit dsb. – Penjelasan deskripsi fisik : Rincian fisik lainnya ; dimensi. – (Judul seri sebenarnya / pernyataan tanggung jawab

Berkaitan dengan seri, ISSN seri ; penomoran seri. Judul subseri, ISSN subseri ;

Penomoran subseri). – Catatan. – Nomor standar

 

Definisi Non Book Materials menurut

 

Harrod’s librarians’ glossary and reference book:

Those library materials which do not come within the definition of book, periodical or pamphlet and which require special handling, e.g. audio-visual materials (records, tapes, slides, filmstrips and videotapes), vertical file materials, microforms or computer software.

 

Kamus istilah perpustakaan:

 

Bahan non buku yaitu jenis bahan pusataka yang dibuat dari bahan kertas atau bahan lain, tetapi bentuknya tidak berbentuk buku. Adapaun yang dikategorikan pada jenis ini antara lain:

 

  1. Rekaman gambar : slide, foto

  2. Rekaman suara: pita suara, piringan hitam

  3. Rekaman tulisan dalam bentuk film: microfilm, mikrofis

  4. Sumber-sumber ilmu bumi: peta, gambar, globe dll.

 

 

Hal yang perlu diperhatikan dalam mengolah Non Book Material:

 

  1. Pernyataan jenis bahan umum

Unsur kedua dari daerah judul dan pernyataan tanggung jawab adalah pernyataan jenis bahan umum (General Material Designation atau GMD) yang berfungsi memberitahukan sedini mungkin bentuk fisik dokumen. Istilah-istilah yang digunakan di sini bersifat umum, artinya menyebut kelompok umum dokumen tersebut.

 

 

  1. Daerah data khusus

Daerah ketiga dari deskripsi bibliografi adalah daerah yang digunakan untuk data yang hanya berlaku untuk satu jenis bahan pustaka saja, jadi berupa data khusus yang karena kekhususannya tidak dapat ditampung dalam daerah-daerah lain. Dalam AACR 2 daerah ini digunakan untuk deskripsi data matematik (skala, proyeksi dan sebagainya) bahan kartografi dan pada deskripsi terbitan berseri untuk keterangan tentang sistem penomoran dan sebagainya. Pada deskripsi jenis bahan lain daerah ini dilewatkan.

 

3. Daerah deskripsi fisik

Daerah kelima dari deskripsi yang dahulu disebut kolasi, adalah daerah untuk mencatat berbagai data mengenai bentuk fisik dokumen. Daerah ini selalu dimulai dengan keterangan mengenai jumlah, disertai suatu “specific material designation” atau pernyataan jenis bahan spesifik, yang menerangkan kelompok khusus dokumen tersebut. Data yang dicatat dalam daerah ini disesuaikan dengan sifat dan ciri khas masing-masing jenis bahan.

 

 

Masalah-masalah yang disebabkan oleh ciri-ciri dan sifat bahan bukan buku:

  1. Keragaman bahan bukan buku menuntut pengetahuan khusus tentang berbagai jenis bahan dengan cirri-cirinya masing-masing. Kebanyakan bahan belum bersifat stabil, artinya belum sampai ke fase yang dapat dianggap sebagai telah mencapai bentuk permanen dengan cirri-ciri yang tidak akan berubah lagi. Usaha penyempurnaan bentuk-bentuk yang telah ada dan pemanfaatan perkembangan teknologi untuk menciptakan bentuk-bentuk baru, masih berjalan terus, sehingga pengkatalog harus secara aktif mengikuti perkembangan mutakhir

  2. Pengawasan bibliografi bahan bukan buku masih jauh dari sempurna, sehingga alat-alat Bantu yang dapat mempermudah pencarian atau verifikasi data bibliografi untuk pengkatalogan sangat kurang. Situasi ini timbul karena:

 

  1.  
    1. Sarana bibliogrfai seperti bibliografi, indeks, panduan pustaka yang komprehensif, pada umumnya merupakan hasil usaha yang hanya dapat berjalan dengan dukungan koleksi nasional yang berkembang karena adanya undang-undang wajib simpan. Di Inggris misalnya, undang-undang wajib simpan tidak mencakup bahan bukan buku. Library of Congress mengumpulkan jenis-jenis bahan tertentu, tetapi tidak mengkatalog semua jenis bahan yang ada dalam koleksinya. Mengingat sifat-sifat khas bahan bukan buku, kemungkinan ditetapkannya keharusan menyerahkan satu kopi bahan bukan buku masih dipertanyakan. Untuk menyimpan bahan bukan buku diperlukan fasilitas penyimpanan yang sangat besar. Wajib simpan ini dapat memberatkan penerbit, karena kopi sebuah film kadang-kadang bisa mencapai ratusan ribu rupiah. Yang mungkin dapat dilaksanakan adalah “ legal deposit of information”, yaitu kewajiban menyerahkan informasi tentang segala sesuatu yang telah diterbitkan

 

  1.  
    1. Bahan bukan buku merupakan hasil usaha berbagai jenis badan usaha dengan pola penerbitan dan penyaluran yang berbeda-beda. Beberapa jenis bahan bukan buku, yaitu bahan yang dapat diproduksi dengan alat-alat yang relatif murah, seperti selid, transparansi, rekaman suara, filmstrip, diproduksikan oleh perorangan atau badan non-komersial dan diperjualbelikan dalam jumlah yang terbatas. Bahan ini bermutu cukup tinggi dan merupakan sumbangan yang berharga bagi khazanah bahan bukan buku tetapi kehadiran mereka juga memperbesar kerumitan pengawasan bibliografi.

 

  1. Bahan bukan buku tidak mempunyai halaman judul atau padanannya, sehingga pengkatalog sering mengalami kesulitan dalam memilih data yang harus ditranskripsikan. Data yang ditemukan kadang-kadang bertentangan atau berbeda. Judul pada kemasan berbeda dari judul pada label, yang berbeda lagi dari judul pada “title frame”, misalnya.

 

  1. Bahan bukan buku pada umumnya merupakan hasil usaha bersama berbagai fihak dengan berbagai fungsi, sehingga timbul masalah kepengarangan atau masalah penentuan tanggung jawab intelektual/artistic. “Diffuse authorship” atau kepengarangan tersebar atau kepengarangan kabur merupakan salah satu ciri khas berbagai jenis bahan bukan buku.

 

  1. Satu dokumen kadang-kadang terdiri dari berbagai jenis bahan, tanpa ada indikasi unit mana yang utama dan yang pelengkap.

 

  1. Pengkatalogan bahan bukan buku kadang-kadang memakan banyak waktu dan tenaga, karena deskripsi bibliografi harus lengkap dan terperinci. Informasi yang tersimpan dalam bentuk bahan bukan buku tertentu (mis: film, rekaman suara, rekaman video) tidak dapat dibaca-baca atau dilihat-lihat seperti informasi berbentuk bahan tercetak. Bahan ini juga mudah rusak dan cepat menurun kualitasnya bila terlalu sering diputar.

 

Contoh deskripsi rekaman suara karya satu orang

 

Tooze, Ruth.

Storytelling [rekaman suara] / Ruth Tooze

. – Los Angeles : Listener Corp., [197?]

4 kaset ( 210 menit) : digital, stereo.

. – ( Listener in service cassette library ;

album 6 )

 

Dalam kotak (24 cm)

Ringkasan dan keterangan biografi pada Kotak

 

 

Contoh deskripsi gambar hidup

 

Japanese tea ceremony [gambar hidup] / Walt

Disney Productions. – santa Anna, Calif.

: Doubleday Multimedia, 1985.

1 kartridge film (4 menit) : bisu, berwarna ;

super 8 mm. + 1 pedoman. – (Japanese series)

 

Contoh deskripsi transparansi

 

Hailer, Harold

How to design educational games [Trans

-paransi] / Harold Hailer. – san Jose, Calif.

: Lansford, 1981.

10 transparansi : berwarna ; 26 x 31 cm.

 

GMD (General Material Designation)

(PBU= PENANDAAN BAHAN UMUM)

 

Bentuk mikro

Berkas komputer

Bola dunia

Braille

Cd

Diagram

Diorama

Citra bergerak

Filmstrip

Gambar

Gambar teknik

Kartu aktivitas

Kartu kilas (Flash card)

Karya seni asli

Mainan anak

Manuskrip

Model

Musik

Permainan

Peta

Realia

Rekaman suara

Rekaman video

Reproduksi karya seni

Slaid

Slaid mikroskop

Teks

Transparansi

 

SMD (Specific Material Designation)

Sebagai contoh, pernyataan jenis bahan spesifik yang dapat digunakan untuk peta:

 

Atlas

Peta udara

Bola dunia

Peta hidrografi

Peta gambar penampang

Model relief

Gambar topografi

Peta topografi

Peta ruang angkasa

 

 

Contoh pencantuman SMD di daerah deskripsi fisik :

 

4 kaset rekaman suara

 

1 diagram dinding

 

1 atlas

 

18 kaset video

 

2 peta topografi

 

5 model relief

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Bab II

REKAMAN SUARA

 

Deskripsi Bibliografi

Deskripsi rekaman suara (sound recording) diatur oleh AACR2 bab 6, Aturan tsb berlaku bagi : rekaman suara dalam berbagai bentuk, misalnya piringan hitam, pita (dalam bentuk rol atau gulungan, kaset, kartridge), piano rolls, rekaman suara atas film (kecuali rekaman yang berfungsi sebagai pelengkap gambar-gambar visual seperti gambar hisup). Aturan ini tidak mencakup rekaman dalam bentuk lain seperti kawat, silinder dan lain-lain media yang masih bersifat eksperimental

 

Sumber-sumber informasi utama

 

Tipe Sumber Utama

Cakram (piringan) Cakram dan label*

 

Pita (open reel-to-reel) Reel dan label

 

Kaset (tape cassette) kaset dan label

 

Kartridge (tape cartridge) kartridge dan label

 

Roll label

 

Rekaman suara atas film kemasan dan label

 

 

*Label yaitu setiap kertas, plastik yang dilekatkan secara permanen, label seperti terdapat pada kemasannya mungkin mempuntai data yg tercetak diatasnya.

 

Jika ada dua atau lebih sumber utama (misal: dua label pada satu piringan hitam), sumber-sumber ini diperlakukan sebagai satu sumber utama. Bahan cetakan yang terlampir pada pita rekaman, piringan hitam dsb dapat digunakan sebagai sumber utama, jika sumber-sumber ini memuat judul kolektif, sedangkan sumber utama (misalnya label) tidak. Dalam hal seperti ini sumber informasi yang digunakan harus disebut dalam catatan. Kemasan yang memuat judul kolektif juga dapat diperlakukan sebagai sumber informasi utama.

 

 

Contoh: Judul dari kemasan.

Judul dari lembaran ketikan (4 p.) terlampir.

(dicatat dalam daerah catatan)

 

Jika dari sumber utama tidak dapat diperoleh keterangan yang dibutuhkan, keterangan diambil dari sumber-sumber berikut ( dalam urutan sbb):

 

1.Bahan penyerta dalam bentuk teks

2.Kemasan

3.Sumber lain

 

Sumber informasi yang diutamakan adalah sumber tekstual. Jika misalnya pada sebuah piringan hitam ada label dan juga ada keterangan yang direkam pada piringan atau pita, sumber yang harus dipergunakan adalah label.

 

 

Sumber informasi untuk deskripsi tiap daerah

 

Daerah Sumber

 

Judul dan pernyataan tanggung jawab Sumber utama

 

Edisi Sumber utama dan bahan tekstual

terlampir; kemasan

 

Terbitan, penyaluran, pengedaran dsb sda

 

Deskripsi fisik Sumber apa saja

 

Seri Sama dengan sumber utk edisi

 

Catatan Sumber apa saja

 

Nomor standar dan pernyataan ketersediaan Sumber apa saja

 

 

1.Daerah judul dan pernyataan tanggung jawab

 

Urutan unsur-unsur : Judul sebenarnya

Pernyataan jenis bahan umum

Judul parallel

Judul lain (judul tambahan, anak judul dsb)

Pernyataan tanggung jawab

 

Judul sebenarnya

Judul sebenarnya dicatat sesuai dengan apa yang terdapat pada sumber utama, kecuali dalam hal huruf besar dan pungtuasi. Kata-kata, urutan kata dan ejaan harus disalin sesuai dengan apa yang terdapat pada sumber utama. Begitu pula tanda aksen dan tanda diakritis lain, misalnya:

Music from Fiddler on the roof

Greatest hits

Symphony no.3, A major, op. 56

 

Pernyataan jenis bahan umum

 

Pernyataan jenis bahan umum dicatat setelah judul sebenarnya dalam tanda kurung siku. Untuk pernyataan jenis bahan umum dipergunakan istilah yang telah ditetapkan, yaitu istilah yang terdapat pada daftar istilah pernyataan jenis bahan umum. Untuk rekaman suara, pernyataan jenis bahan umum adalah [rekaman suara], misalnya:

 

Music for flute and tape [rekaman suara]

 

Judul parallel

Judul parallel dicatat sesudah pernyataan jenis bahan umum, misalnya:

 

Quattro concerti pe l’organo ed altri stromenti [rekaman suara] = Vier orgelkonzerte = Four organ concertos = Quatro concertos pour orgue

 

Judul lain

 

Judul lain dicatat sesudah pernyataan jenis bahan, misalnya:

 

They choose America [rekaman suara] : conversations with immigrants

 

Pernyataan tanggung jawab:

 

Dalam daerah pernyataan tanggung jawab dicatat pihak-pihak yang disebut dalam sumber utama dalam bentuk (= dengan perkataan) yang digunakan dalam sumber utama. Yang dianggap sebagai penanggung jawab bagi jenis bahan ini adalah: penulis teks yang direkam, komponis musik, pengumpul/penyususn bahan yang direkam dsb. Jika pada sumber informasi utama disebut orang/badan yang perananya lebih dari hanya membawakan, memperdengarkan atau menginterpretasikan suatu karya, orang/badan itu disebut dalam daerah pernyataan tanggung jawab. Hal ini biasanya terjadi pada musik pop, rock dan jazz; pembawanya biasannya tidak sekedar membawakan karya seorang penggubah, tetapi memberi warna dan corak tersendiri dengan varuasi dan gaya yang khas baginya. Jika orang atau badan itu hanya berperan sebagai pembawa, penyanyi atau pemain, dsb (seperti biasanya terjadi pada musik klasik), ia tidak dicatat dalam daerah pernyataan tanggung jawab, tetapi dicatat dalam daerah catatan, misalnya:

 

Prometheus bound [rekaman suara] : a play for radio / Robert Lowell

 

Melville [rekaman suara] / written and narrated by Thomas S. Klise

 

Jika nama-nama anggota suatu suatu group, ansambel, kelompok pemain sandiwara dsb disebut dalam sumber informasi utama, dan nama group, kelompok tersebut juga disebut, maka dalam daerah pernyataan tanggung jawab hanya nama group yang dicantumkan. Nama-nama anggota group atau kelompok dicatat dalam daerah catatan bila dianggap perlu, misalnya:

 

Quartet in F major [rekaman suara] / Ravel

Catatan: Budapest String Quartet (J. Roisman dan A. Schneider, biola; M. Schneider, cello)

 

(Kwartet yg membawakan lagu karya ravel tidak dicantumkan dlm pernyataan tanggung jawab karena hanya membawakan karya komponis Ravel. Kwartet disebut dalam catatan, dan bila dikehendaki nama-nama anggota serta instrumennya dapat ditambah)

 

Jika hubungan antara judul dan orang/badan yang disebut dalam sumber utama kurang jelas, maka dalam pernyataan tanggung jawab ditambahkan suatu kata atau frase singkat yang menjelaskan hubungan tersebut, misalnya:

 

Born to run [rekaman suara] / [written and performed] by Bruce Springsteen

 

Kata atau frase penjelas harus ditambah dalam bahasa dokumen.

 

 

Karya-karya tanpa judul kolektif

 

Jika suatu rekaman suara terdiri atas beberapa karya (misalnya lagu, sajak, cerita dsb yang masing-masing mempunyai judul sendiri) dan tidak berjudul kolekstif, maka pengkatalog dapat:

 

1.Mendeskripsikan rekaman tersebut sebagai satu kesatuan atau unit

 

atau

 

2.Membuat deskripsi tersendiri (terpisah) untuk tiap karya (lagu, sajak, cerita)

 

Jika alternatif pertama dipilih, maka pengkatalog harus mentranskripsikan semua judul sebagai berikut:

La mer ; Khamma ; Rhapsody for clarinet and orchestra

[rekaman suara] / Claude Debussy

 

How come? ; Tell everyone ; Done this one before [rekaman suara] /

Ronnie Lane ; accompanied by the band Slim Chance

 

Jika rekaman suara terdiri atas beberapa gubahan orang (-orang) yang sama, seperti kedua contoh di atas, maka GMD dicatat setelah judul terakhir. Judul-judul dipisahkan dengan tanda titik koma.

 

Prelude, the afternoon of a faun / Claude Debussy. Peer Gynt

(suite) no.1-2 / Edward Grieg. Till Eulenspiegels lustige Streiche / Richard Strauss [rekaman suara]

 

Jika rekaman suara terdiri atas beberapa gubahan orang (-orang) berbeda-beda, maka gmd dicatat setelah pernyataan tanggung jawab terakhir. Tiap judul / pernyataan tanggung jawab dipisahkan dari judul / pernyataan tanggung jawab berikutnya dengan titik.

 

Jika pengkatalog memilih alternatif kedua, maka untuk tiap judul dibuat satu deskripsi. Untuk deskripsi seperti ini pengkatalog perlu memperhatikan cara pencatatan deskrispi fisik (lihat peraturan 6.5b3) dan catatan yang menunjukkan hubungan antara judul-judul dalam satu rekaman. Catatn ini, yang disebut “with” notes atau catatn “Dengan” dibuat sesuai dengan peraturan 6.7B21

 

Daerah Edisi

Dalam daerah edisi dicatat edisi dan pernyataan tanggung jawab sehubungan dengan edisi tersebut

 

Daerah data khusus

Daerah ini tidak dipergunakan untuk deskripsi rekaman suara

 

Daerah terbitan

Dalam daerah terbitan ini dicatat tempat terbit, penyaluran, nama penerbit, keterangan mengenai fungsi penerbit/penyalur (jika dianggap perlu), tahun terbit. Penyalur hanya dicatat bila dianggap penting atau perlu karena penerbit tidak diketahui. Jika penerbit diketahui unsur penyalur merupakan opsional, misalnya:

 

New York : RCA Victor

London : Gandolf Records : distributed by Midle Earth

 

Jika dianggap perlu, di belakang nama penerbit dan penyalur suatu keterangan mengenai fungsi orang/badan tersebut dapat dicatat, misalnya:

 

New York : Sunflower ; {London} : Virgin Records [distributor]

 

Pada tempat tanggal (tahun) penerbitan dicatat tahun penerbitan. Bila tanggal perekaman dianggap penting, tanggal ini dicatat dalam daerah catatan, misalnya:

 

New York : Music Guild, 1971

(catatan) Direkam pada tahun 1961

Jika nama penerbit tidak diketahui, nama pembuat (manufacturer) dapat dicatat pada daerah penerbitan. Keterangan berupa tempat pembuatan, nama perusahaan yang membuat dan tahun pembuatannya, dicatat dalam tanda kurung, misalnya:

[S.l. : s.n.], 1970 (London : High Fidelity Sound Studios)

 

 

Daerah deskripsi fisik

 

Dalam daerah ini dicatat:

-Jumlah satuan (unit) fisik

-Waktu atau lama main, dalam kurung ( )

-Data fisik lain, didahului tanda titik dua ( : )

-Ukuran, didahului titik koma ( ; )

-Lampiran, didahului tanda tambah ( + )

 

Pencatatan jumlah satuan harus disertai nama jenis bahan yang spesifik (spesifik material designation) yaitu :

kartridge

kaset

piringan atau disk, piringan hitam

gulungan pita atau ril

sound track film

 

Pada sound track film ditambah istilah gulungan atau kaset, sesuai dengan bentuk fisik karya bersangkutan, misalnya:

 

1 kartridge

2 kaset

1 gulungan sound track film

 

Waktu atau lama main dinyatalkan dalam menit (dibulatkan ), kecuali bila waktu main kurang dari 5 (lima ) menit. Jika kurang dari lima menit, waktu main dinyatakan dalam menit dan detik tanpa pembulatan, misalnya:

1 piringan (50 menit)

3 kaset (120 menit)

1 piringan (3 menit, 15 detik)

 

Jika pada label, kemasan dan bahan terlampir tidak dicantumkan waktu main, waktu ini diperkirakan, misalnya:

1 gulungan pita ( _+ 60 menit) atau 1 gulungan pita (ca. 60 menit)

2 gulungan sound track film ( _+ 90 menit)

(ca = circa = kira-kira)

istilah menit dan detik dapat disingkat

 

Data fisik lain:

a.Tipe atau jenis perekaman (type of recording)

Dengan tipe perekaman dimaksud cara suara dikode (‘coding’) pada pita atau disk, misalnya: 1 disk ( 45 menit ) : analog

1 disk ( 56 menit ) : digital

1 kaset ( 90 menit ) : analog

1 kaset ( 60 menit ) : digital

 

untuk ‘sound track film’ dicatat apakah tipe perekaman itu optikal atau magnetic, misal:

1 ril ‘sound track film’ (10 menit) : magnetic

b.Kecepatan berputar (playing speed)

Kecepatan berputar suatu disk atau piringan yang analog dicatat dalam putaran per menit atau revolutions per minute (rpm), misalnya:

1 disk ( 45 menit ) : analog, 33 1/3 rpm

Kecepatan berputar suatu disk yang digital dicatat dengan menyebutkan meter per detik (m. per. sec.).

Kecepatan pita tape analog diberikan dalam inci per detik atau inches per second (ips).

1 gulungan pita ( 16 menit ) : analog, 7 ½ ips

 

1 kaset ( 120 menit ) : analog, 1 5/16 ips

 

Kecepatan berputar sound track film diberikan dalam frames per detik atau frames pe second (fps).

 

1 gulungan sound track film ( 10 menit ) : magnetic, 24 fps

 

Kecepatan tidak dicatat apabila kecepatan tersebut merupakan kecepatan standar bahan tersebut (misalnya 1 7/8 inci per detik untuk kaset analog; 1.4 meter per detik untuk disk digital).

 

c. Ciri-ciri garis rekaman (groove characteristics)

Ciri-ciri ini hanya dicatat apabila tidak sesuai dengan standar untuk tipe piringan atau disk analog tersebut.

 

1 disk ( 7 menit ) : analog, 78 rpm, microgroove

 

d.Susunan jalur (track configuration)

Untuk sound track film susunan jalur harus dicatat, misalnya jalur tengah (center track), atau jalur sisi (edge track)

 

1 gulungan sound track film ( menit ) : magnetic, 25 fps, jalur tengah

 

e.Jumlah jalur (track)

Untuk pita kartridge, kaset dan gulungan (reel) jumlah jalur dicatat apabila jumlah ini tidak standar untuk tipe bahan tersebut. Standar untuk kartridge adalah 8 jalur dan untuk kaset analog 4 jalur)

 

f.Jumlah saluran suara (sound channel)

Jumlah saluran suara dicatat apabila keterangan ini diperoleh dengan mudah (misalnya tercantum pada label atau kemasan). Singkatan yang digunakan untuk keterangan ini adalah:

mono

stereo

 

 

1 disk ( 56 menit ) : digital, stereo.

 

1 gulungan pita ( ca. 60 menit ) : analog, 7 ½ ips, 2 jalur, mono.

 

2 disk (66 menit ) : analog, 33 1/3 rpm, mono., stereo

 

g.Ciri perekaman dan reproduksi (recording and reproduction characteristics).

Keterangan ini dapat ditambahkan jika dianggap perlu (tidak diwajibkan oleh peraturan), misalnya:

1 kaset ( 60 menit ) : analog, stereo., Dolb

Ukuran

Piringan hitam atau disk: garis tengah (diameter) dicatat dengan memakai singkatan in. ( inci ).

 

1 disk ( 20 menit ) : analog, 33 1/3 rpm, stereo. : 12 in.

 

1 disk ( 56 menit ) : digital, stereo. ; 4 ¾ in.

 

5 disk : analog, 33 1/3 rpm, stereo. ; 10-12 in.

(ukuran disk tidak sama, maka yang dicatat ialah ukuran disk terkecil dan

terbesar dipisah dengan garis)

 

Sound track film: lebar film dalam millimeter dicatat

 

1 gulungan sound track film ( 10 menit ) : magnetic, 25 fps, jalur tengah ; 16 mm.

 

Kartridge: ukuran kartridge dicatat apabila menyimpang dari ukuran standar (5 ¼ x 3 7/8 in.). Lebar pita dicatat apabila berbeda dari ukuran standar (1/4 in. ).

 

Kaset: ukuran kaset dicatat apabila menyimpang dari ukuran standar, misalnya:

Apabila kaset analog tidak berukuran 3 7/8 x 2 ½ in.). Lebar pita dicatat apabila berbeda dari ukuran standar (untuk pita analog lebar standar ialah 1/8 in.)

 

1 kaset (85 menit) : analog, mono. ; 7 ¼ x 3 ½ in., pita ¼ in.

 

Gulungan (reel) pita : garis tengah atau diameter dalam inci dicatat. Lebar pita hanya dicatat apabila menyimpang dari ukuran standar ( ¼ in.).

 

1 gulungan pita ( 60 menit ) : analog, 7 ½ ips, 2 jalur, mono. ;

7 in., pita ½ in.

 

Bahan terlampir

 

Bahan terlampir dicatat setelah deskripsi fisik. Jika dianggap perlu deskripsi fisik bahan terlampir dapat ditambahkan dalam kurung.

 

1 disk (50 menit) : analog, 33 1/3 rpm, stereo. ; 12 in. + 1 pamflet

( 11 p. : il. Berwarna ; 32 cm.)

 

Daerah catatan.

Keterangan tambahan yang dapat dicatat ialah hal-hal yang tidak dapat dicatat dalam daerah deskrispsi fisik, tetapi dianggap cukup penting untukl disampaikan pada pemakai, misalnya karena mempengaruhi penggunaan bahan tersebut, misalnya:

 

Dicetak pada permukaan persegi 20 x 20 cm.

 

Compact disk

 

Rekaman analog

(untuk disk digital yang

Tinggalkan Komentar

Nama :
E-mail :
Web : tanpa http://
Komentar :
Verification Code :   
   

Blogroll

time

indonesia united

lumba-lumba darat

Pengunjung

    319.968